NILA GALLERY (Interior Design Consultant)

" Dengan sentuhan kami, ruangan anda akan menjadi lebih hidup "

  • Selamat Datang di Website kami.

  • Translator :

  • Koleksi Artikel NG

  • Tulisan Teratas

  • Admin NG

  • KENAPA MENGGUNAKAN WALLPAPER / WALLCOVERING ?

    Mungkin selama ini kita semua tidak mengetahui dengan lebih mendalam mengenai kelebihan menggunakan Wallpaper / Wallcovering. Tahu kah anda WALLPAPER / Wallcovering pada masakini mempunyai beberapa ciri istimewa diantaranya : 1.Mudah di bersihkan dari noda atau kotoran lainnya dengan dengan busa / lap. 2.Tahan 10 tahun lebih dan warna tetap tidak pudar. 3.Kertas dari bahan finyl yang tebal. 4.Boleh menjadikan ruang yang kecil nampak lebih besar dengan corak / motif yang sesuai. 5.Mengembalikan kesan eksklusif serta memberikan mood yang ceria. 6.Mengembangkan daya pemikiran anak2 (dengan corak/gambar khas untuk anak2 buat ruang kamar anak).
  • VERTICAL BLINDS

    Vertical Blinds adalah tirai jendela dengan pengatur cahaya/sinar matahari secara vertikal. Material komponen dari plastik, nylon & metal crome, (bukan bahan daur ulang). Track/box atas aluminium solid + cat powder coating, lebih tebal, sangat lancar pada saat pengoperasian, tidak berisik dan anti macet. Fabric/kain terbuat dari bahan Polyster/Fiber glass dilapis dengan bahan khusus, dengan teknologi yang sempurna sehingga tidak melengkung dan tahan terhadap perubahan cuaca. Tersedia 100 lebih wama pilihan dengan motif dan type fabric mudah menyatu dengan design dan interior ruangan anda, modem, minimalis & elegant cocok untuk jendela kecil maupun ukuran yang sangat besar sekalipun.

Wallpaper Dinding Menghangatkan Suasana Ruangan Anda

Posted by Nila Gallery pada 16 Januari 2009

Koleksi Nila Gallery

Koleksi Nila Gallery

Wallpaper dinding Menghangatkan Suasana Ruangan

Kecenderungan memakai wallpaper dinding agar tidak monoton dengan cat dinding.

Dinding rumah merupakan salah satu bagian yang dapat memperindah tampilan rumah. Tak hanya dari pemilihan warna cat juga melalui pemasangan berbagai hiasan maupun ornamen. Kini dinding memiliki satu lagi unsur yang bisa membuatnya makin cantik, yakni wallpaper atau pelapis dinding.

Wallpaper dinding sudah dapat ditemui di pasaran secara mudah, dengan jenis, motif, warna, maupun harga yang amat bervariasi. Singkatnya, wallpaper dinding bukan lagi merupakan barang eksklusif, karena siapa pun bisa memperoleh dan memasangnya di rumah sesuai selera dan kebutuhan.

Sejatinya wallpaper dinding  ini bukan sekadar untuk melapis dan mempercantik tampilan dinding. Akan tetapi wallpaper dinding juga dapat memberikan kehangatan dalam ruang serta memberikan nilai tambah dari suatu bangunan.

Perkembangan wallpaper dinding sudah mulai terasakan sejak dua tiga tahun belakangan seiring makin bergairahnya lagi sektor properti, khususnya perumahan. Masyarakat tak canggung lagi memilih wallpaper untuk menjadi bagian dari interior rumah.

Menurut arsitek dan desain interior dari Studio Detail Design and Architech, Nucke Kandayani, kian memasyarakatnya wallpaper dinding salah satunya ditunjang oleh banyaknya model baru beredar yang sudah disesuaikan dengan tren desain rumah terkini. ”Kalau dulu mungkin masih terbatas pada kalangan atas, sekarang ini wallpaper dinding sudah dipergunakan pula oleh masyarakat kelas menengah,” paparnya.

Selain tambah beragamnya jenis dan model, lanjut dia, harga wallpaper pun makin terjangkau. Nucke mengatakan, wallpaper dijual baik secara per roll (gulungan) atau per meter persegi. Ada pun harganya berkisar antara Rp 80 ribu/roll sampai Rp 230 ribu/roll, untuk yang lokal bisa lebih murah.

Dari pengamatannya, masyarakat yang memakai wallpaper dinding cenderung menginginkan agar ruangan rumah tidak monoton hanya dengan cat dinding. Motif wallpaper dinding dipilih yang bervariasi sementara warna disesuaikan dengan perabot atau gorden. ”Lain halnya untuk di kamar anak yang menyukai gambar warna warni, lucu dan menarik,” papar Nucke.

Untuk pemasangan wallpaper dinding itu sendiri juga punya beragam cara. Ada yang seluruh dindingnya dipasangi, namun ada juga hanya dipakai untuk menghias border atau pembatas dinding. Dan cara yang terakhir ini, ungkap Nucke, dari segi biaya jauh lebih murah.

Secara umum, terdapat dua jenis bahan dasar wallpaper dinding, yang terbuat dari kertas serta dari bahan sintetis atau vynil. Nah, masyarakat nampaknya lebih memilih wallpaper dinding yang berbahan sintetis karena permukaannya yang terlihat mengkilap.

Merawat

Di samping itu, untuk merawat dan membersihkannya juga tidak sulit, cukup hanya digosok dengan spon lembut dan air. Sedangkan yang berbahan kertas permukaannya tidak mengkilap dan membersihkannya harus ekstra hati-hati agar tidak sobek.

Meski demikian, Nucke mengingatkan agar wallpaper dinding ini dapat awet, maka perlu diperhatikan dari awal proses pemasangannya. ”Kita harus mengetahui terlebih dahulu sifat struktur dinding rumah kita, apakah lembab atau tidak. Untuk wallpaper, yang paling baik adalah dinding yang tidak lembab air,” tukasnya lagi.

Jika kemudian ditemukan bahwa dinding rumah bersifat lembab, maka ada baiknya diperbaiki dulu sebelum dipasang. Sementara untuk dinding baru pastikan benar-benar kering. Jika perlu diberi plamur dan tunggu sampai kering sepenuhnya.

Sedangkan untuk dinding lama, kata dia, hendaknya dibersihkan dulu dari lapisan cat yang menempel, setelah itu baru wallpaper dinding dipasang. Sebab jika langsung memasang wallpaper, dikhawatirkan cat bisa terkelupas yang akhirnya juga akan mengelupaskan atau menimbulkan tonjolan-tonjolan pada wallpaper dinding. ”Tapi tidak masalah kalau wallpaper dinding itu memang yang jenisnya bertekstur.”

Tidak tertutup kemungkinan pada satu saat ingin juga mengganti wallpaper dinding dengan motif yang lebih baru. Cara pemasangannya hampir sama, yakni lebih dahulu harus dilepaskan wallpaper dinding lama dan bersihkan dinding dari lem  dindingyang masih menempel. Baru setelah kering, wallpaper dinding yang baru sudah bisa dipasang.

Pada prinsipnya, setiap orang bisa memasang wallpape dindingr. Akan tetapi, dalam hal ini, Nucke menyarankan, ada baiknya pelapis dinding ini dipasang oleh yang ahlinya supaya mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan.

Cara memasang wallpaper dinding

1. Untuk dinding baru pastikan benar-benar kering, untuk amannya tunggu satu bulan setelah dinding selesai dibangun. Kemudian beri plamur dan tunggu sampai kering sekitar satu minggu.

2. Untuk dinding lama, perlu diperhatikan berapa lapisan cat yang menempel. Bila sudah sampai tiga lapis, mau tidak mau cat harus dikelupas. Karena bila langsung dipasang dan cat terkelupas, wallpaper dinding juga akan terkelupas. Namun bila satu lapisan, cat tidak perlu dikelupas dan wallpaper bisa langsung dipasang.

3. Pelapis dinding harus dipasang di dinding yang permukaannya rata. Bila terdapat retakan dan berlubang, tambal dulu dengan plamur.

4. Pelapis dinding ini harus direkatkan dengan lem khusus, tidak boleh terlalu banyak dan harus rata. Bila tidak rata, permukaan wallpaper dinding menjadi bergelembung.

5. Penyambungan wallpaper dinding harus benar-benar teliti dan tepat sehingga sambungan tidak terlihat.

6. Jangan memasang wallpaper dinding di atas wallpaper lama. Lepas dulu wallpaper lama bila ingin memasang yang baru.

About these ads

Maaf, form komentar ditutup saat ini.

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: